Kordinasi Program Karbon Hutan Berau kepada Wakil Bupati Berau

Dalam rangka mendukung Program Karbon Hutan Berau dimana  Rencana Strategis PKHB tahun 2016-2026 dalam penyempurnaan, maka Pokja PKHB dengan YKAN melakukan update progres PKHB kepada Bapak Gamalis selaku Wakil Bupati Berau dan didalam struktur sebagai Ketua PKHB. Kegiatan ini dilakukan karena Beliau baru dilantik sebagai Wakil Bupati sehingga informasi terkait dengan PKHB masih belum memahami. …

Kordinasi Program Karbon Hutan Berau kepada Wakil Bupati Berau Read More »

Rapat Koordinasi dan Sinergitas Program TFCA Kalimantan di Kabupaten Berau

Pendahuluan Program Tropical Forest Conservation Act (TFCA) merupakan program kerjasama antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat bermitra dengan  The Nature Conservancy (TNC) dan Yayasan World Wide Fund for Nature-Indonesia (WWF). Program ini merupakan bagian dari skema pengalihan utang untuk program konservasi hutan, khususnya di Kalimantan berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pada tanggal 29 September …

Rapat Koordinasi dan Sinergitas Program TFCA Kalimantan di Kabupaten Berau Read More »

Focus Group Discussion II (FGD#2) Pembahasan Penyusunan Draft Perbup Pedoman Skema Pengelolaan Ekosistem Mangrovedi Areal Penggunaan Lain (APL) Kabupaten Berau

Untuk menindaklanjuti hasil dari FGD tersebut, maka perlu dilaksanakan pertemuan lanjutan untuk pembahasan draft Perbup tentang Pedoman Skema Pengelolaan Ekosistem Mangrove di APL kab. Berau  Tujuan Kegiatan Adapun tujuan dari pelaksanan kegiatan ini antara lain : Mendapatkan model pengelolaan kawasan mangrove secara terpadu Mendapatkan masukan terkait rancangan Peraturan Bupati Berau untuk Pedoman  Skema Pengelolaan Ekosistem …

Focus Group Discussion II (FGD#2) Pembahasan Penyusunan Draft Perbup Pedoman Skema Pengelolaan Ekosistem Mangrovedi Areal Penggunaan Lain (APL) Kabupaten Berau Read More »

Focus Group Discussion I (FGD#1) Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Areal Penggunaan Lain (APL) Berau

Latar Belakang Kabupaten berau memilik kekayaan ekosistem pesisir dan laut, khususnya hutan mangrove yang mempunyai arti  penting karena memiliki fungsi ekologis. Fungsi ekologis hutan mangrove dapat ditinjau dari aspek fisika, kimia dan biologi yaitu sebagai pengendali banjir, sistem perakaran yang kokoh dan kuat, sebagai daerah pemulihan (self purification), penyerap bahan pencemar (environmental service), sebagai pensuplai …

Focus Group Discussion I (FGD#1) Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Areal Penggunaan Lain (APL) Berau Read More »

Deklarasi Forum NGO

FORUM INFORMASI DAN KOMUNIKASI LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT BERAU

Dinamika pembangunan pada sektor sumberdaya alam di kabupaten Berau semakin tinggi. Berdasar data Dinas Kehutanan propinsi Kaltim, sampai dengan 2017 di kabupaten berau  tercatat 13 pemegang konsesi HPH dengan luas 755 472 ha dan 5 pemegang konsesi HPHTI seluas   256 817.  Sementara itu pada sector pertambangan telah beroperasi lebih dari 10 konsesi pertambangan dengan produksi di …

FORUM INFORMASI DAN KOMUNIKASI LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT BERAU Read More »